Cara Mengatasi Dan Mencegah Penyakit Darah Rendah

Meski tak perlu penanganan khusus, tekanan darah rendah tidak boleh Anda anggap remeh. Jika tidak segera meraih penanganan yang tepat, kondisi ini bisa saja membuat komplikasi berbahaya bagi kebugaran Anda. Kabar baiknya, ada banyak ragam langkah mengatasi darah rendah yang bisa Anda coba jikalau kapan waktu mengalaminya. Lantas apa saja? Yuk, intip tips lengkapnya di dalam ulasan berikut.

Cara Mengatasi Dan Mencegah Penyakit Darah Rendah

Sekilas tentang darah rendah
Darah rendah merupakan kondisi saat tekanan darah yang dihasilkan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh di bawah batas tekanan normal. Dalam arti medis, kondisi ini disebut bersama hipotensi.

Cara satu-satunya mengetahui apakah Anda mempunyai tekanan darah rendah atau tidak, bersama laksanakan pengukuran tekanan darah. Seseorang dikatakan mengalami hipotensi saat tekanan darahnya kurang dari 90/60 milimeter merkuri (mm Hg) atau kurang. Padahal idealnya tekanan darah yang normal capai 120/80 mm Hg.

Angka pertama (angka atas) menunjukkan tekanan sistolik, yakni tekanan terhadap arteri saat jantung memompa darah. Sementara angka ke dua (angka bawah) menunjukkan tekanan diastolik, yakni tekanan terhadap arteri saat jantung terisi darah.

Tekanan darah manusia selamanya berubah

Pada dasarnya, tekanan darah manusia tidak selamanya taruhan bola selamanya sepanjang waktu. Ya, tekanan darah Anda dapat tetap berubah, bergantung aktivitas apa yang dapat Anda lakukan. Biasanya, tekanan darah dapat menurun saat Anda tidur dan dapat meningkat saat Anda bangun.

Di segi lain, tubuh Anda termasuk sangat peka terhadap perubahan tekanan darah. Misalnya, jikalau Anda membuat perubahan posisi secara cepat dari tiduran ke berdiri. Ketika Anda laksanakan hal tersebut, umumnya tekanan darah Anda dapat mengalami penurunan secara tiba-tiba di dalam saat yang singkat. Hal ini bisa berlangsung karena tubuh Anda menyesuaikan tekanan darah untuk menegaskan suplai darah dan oksigen yang mengalir ke otak, ginjal, dan organ berarti lainnya tercukupi.

Secara umum, ada banyak hal yang bisa membuat tekanan darah Anda rendah. Berikut berbagai hal yang bisa membuat tekanan darah rendah:

Berdiri sangat lama
Mengubah posisi sangat cepat
Dehidrasi
Minum obat yang turunkan tekanan darah
Perubahan hormonal
Adanya dampak dari persoalan kebugaran lain yang dimiliki seperi ada infeksi yang parah, ada pendarahan di di dalam saluran cerna, atau ada persoalan bersama jantung
Trauma layaknya perdarahan hebat atau luka bakar parah
Kondisi kehamilan, umumnya terhadap minggu ke-24 umur kehamilan tekanan darah cenderung menurun
Walaupun tidak seluruh tekanan darah rendah merupakan kondisi yang serius, jangan samasekali Anda remehkan kondisi ini. Pasalnya, di dalam persoalan yang parah, tekanan darah rendah bisa saja membuat kematian.

Gejala tekanan darah rendah

Rendahnya asupan darah yang kaya oksigen ke otak maupun jantung bisa membuat tubuh Anda membangkitkan berbagai reaksi. Berikut lebih dari satu isyarat dan gejala khas tekanan darah rendah yang harus Anda waspadai:

Kepala pusing
Kliyengan atau badan menjadi enteng dan menjadi mengidamkan jatuh
Sulit berkonsentrasi
Mual atau menjadi tidak sedap badan
Lemah, lesu, dan tidak bertenaga
Jantung berdetak lebih cepat dan iramanya jadi tidak teratur
Keluar keringat berlebih
Kulit dingin dan lembap
Napas memburu
Merasa sangat haus
Pingsan (hilang kesadaran)
Sejumlah orang bisa saja mengalami serangkaian gejala di atas tiap tiap kali tekanan darahnya rendah. Namun, lebih dari satu yang lainnya bisa saja tidak menunukkan gejala apa pun, apalagi meski mereka secara alami cenderung mempunyai tekanan darah rendah.

Bagi orang yang secara fisik fit, mempunyai berat badan yang proporsional, miliki kebiasaan makan makanan yang bergizi, dan tidak merokok, jikalau sebenarnya secara alamiah mempunyai tekanan darah yang cenderung rendah dan tidak mempunyai kondisi medis tertentu, umumnya tidak perlu penangan khusus.

Berbagai langkah mengatasi darah rendah
Cara mengatasi tekanan darah rendah, sebenarnya bergantung dari penyebab dan tingkat keparahan gejala yang dialami penderita. Secara umum, berbagai langkah mengatasi darah rendah di bawah ini punya tujuan untuk mengembalikan tekanan darah agar normal, agar bisa meringankan gejala yang dialami penderita.

Berikut beraneka macam langkah mengatasi darah rendah yang bisa Anda coba.

1. Meningkatkan asupan cairan

Cairan bisa menaikkan volume darah dan mencegah terjadinya dehidrasi, yang mana ke dua hal ini sangat perlu untuk penanganan darah rendah. Guna menaikkan asupan cairan di dalam tubuh, pastikan Anda minum minimal 8 gelas air putih per hari.

Selain dari air putih, Anda termasuk bisa mencukupi asupan cairan bersama konsumsi banyak makanan yang mengandung air dari sayur-sayuran dan buah-buahan. Semangka dan bayam merupakan tidak benar satu buah dan sayur yang mengandung banyak air.

Lebih banyak cairan dapat menaikkan volume darah, dan peningkatan jumlah darah dapat menaikkan tekanan di di dalam pembuluh darah arteri. Alhasil, Anda jadi tak ulang mengalami darah rendah.

2. Meningkatkan asupan natrium (garam)

Jika orang yang mengalami tekanan darah tinggi harus menghindari natrium dengan kata lain garam, lain halnya bersama orang yang mempunyai tekanan darah rendah. Ya, orang yang mengalami darah rendah justru direkomendasikan untuk menaikkan asupan natriumnya.

Natrium merupakan mineral yang ada di di dalam garam. Selain di dalam garam, Anda termasuk bisa meraih asupan natrium dari sayur, buah, dan minuman olahraga. Makanan atau minuman yang mengandung natrium sebenarnya ada di dalam berbagai sumber karena umumnya style makanan sebenarnya mengandung garam.

Meski dianjurkan, Anda termasuk harus memerhatikan sumber dan porsinya, ya. Jangan sampai Anda konsumsi makanan yang mengandung garam sangat banyak. Alih-alih mengidamkan meraih tekanan darah yang stabil, umumnya asupan natrium justru bisa berdampak tidak baik terhadap kebugaran Anda.

3. Hindari minuman beralkohol

Minuman berakhol sejatinya bisa membuat terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan. Semakin banyak cairan yang hilang dari tubuh, tekanan darah Anda termasuk dapat tambah berkurang. Hal ini tentu dapat berdampak tidak baik terhadap kebugaran Anda nantinya.

Nah, maka dari itu, menghindari alkohol sebagai langkah mengatasi darah rendah. Tak hanya alkohol, Anda termasuk sebaiknya menghindari minuman bersoda. Alih-alih konsumsi ke dua style minuman tersebut, alangkah baiknya jikalau Anda memperbanyak minum air putih atau cairan lain yang beri tambahan fungsi baik untuk tubuh Anda.

4. Periksa obat-obatan Anda

Tidak mempunyai riwayat darah rendah, tetapi Anda menjadi mengalami gejala dari kondisi ini? Bisa jadi, obat-obatan yang sedang Anda konsumsi jadi penyebabnya.

Ya, obat-obatan tertentu sebenarnya bisa membuat tekanan darah Anda menurun. Jadi, perhatikan gejala tekanan darah turun terutama sesudah minum obat tertentu. Jika terbukti penyebabnya adalah obat-obatan yang sedang Anda konsumsi, maka langkah mengatasi darah rendah yang Anda alami bersama berhenti minum obat tersebut.

Segeralah laksanakan konsultasi ke dokter terkait keluhan yang Anda alami. Bila sebenarnya diperlukan, dokter dapat menyesuaikan dosis atau style obat yang sesuai bersama kondisi Anda.

5. Hindari sangat lama berdiri

Seperti yang udah disinggung di atas, tidak benar satu penyebab darah rendah adalah karena Anda sangat lama berdiri. Dalam arti medis, kondisi ini disebut bersama hipotensi ortostatik.

Pada kondisi ini, orang berikut saat berdiri setidaknya 3 menit bisa mengalami penurunan tekanan darah sistol sebanyak 20 mmHg dan diastol 10 mmHg dibandingkan bersama tekanan darah mereka saat duduk atau berbaring. Sehingga, orang yang mempunyai tekanan darah rendah bersama kondisi ini harus mengurangi aktivitas berdiri.

Ketika Anda berdiri, jenis gravitasi dapat membuat darah mengalir jatuh ke anggota tubuh anggota bawah, yakni perut dan kaki. Nah, hal inilah yang membuat penurunan tekanan darah, karena sirkulasi darah yang ulang ke jantung jadi berkurang.

Jika udah begini, langkah mengatasi darah rendah yang terbaik, adalah bersama mengupayakan untuk tidak berdiri sangat lama. Dengan begitu, tekanan darah Anda tidak jadi tambah rendah. Anda termasuk bisa menggerak-gerakkan jari kaki, menaikkan kaki, dan menggoyang-goyangkan otot tungkai bawah setidaknya sepanjang 30 detik guna menaikkan aliran darah ulang ke jantung.

Tak hanya itu, berbagai hal berikut termasuk membantu menjaga tekanan darah agar selamanya stabil saat Anda laksanakan aktivitas sehari-hari.

6. Gunakan kaos kaki panjang yang ketat

Selain untuk mengatasi varises, stocking kompresi ternyata termasuk bisa membantu memperlancar sirkulasi darah, agar membuat tekanan darah Anda ulang normal. Stocking kompresi sendiri merupakan style kaus kaki elastis dan ketat yang dirancang tertentu untuk menghimpit kaki Anda.

Tujuan metode ini untuk beri tambahan tekanan ekstra terhadap kaki sampai bawah perut. Adanya penekanan bersama kaos kaki ini agar bisa memperbaiki sirkulasi dan menaikkan tekanan darah. Namun, sebelum pakai kaos kaki kompresi, Anda sebaiknya berkonsultasi terutama dahulu ke dokter.

Meski terbukti berguna untuk membantu melancarkan sirkulasi darah di anggota bawah tubuh, tetapi tidak seluruh orang perlu metode ini.

7. Jalani pola makan sehat

Cara mengatasi darah rendah lainnya yang tak kalah perlu adalah memerhatikan pola makan Anda sehari-hari. Dalam lebih dari satu kasus, tekanan darah bisa saja mengalami penurunan sesudah makan. Loh, kok bisa? Bukankah sesudah makan Anda justru lebih berenergi karena meraih nutrisi lebih?

Faktanya, sesudah makan aliran darah di tubuh dapat dialirkan lebih banyak ke saluran pencernaan Anda. Akibatnya, berlangsung penumpukkan darah terhadap kaki. Tubuh Anda sebenarnya udah mengupayakan sekuat tenaga untuk mencegah hal berikut bersama menaikkan denyut jantung agar selamanya berada di dalam kondisi normal. Sayangnya, usaha berikut tidak berhasil, agar Anda dapat merasakan gejala darah rendah sesudah makan. Dalam arti medis, kondisi ini disebut bersama tekanan darah rendah postprandial.

Nah, guna mengatasi darah rendah sesudah makan, maka perhatikan asupan makanan yang Anda konsumsi. Batasi konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat, layaknya nasi, kentang, pasta dan roti. Selain itu, perhatikan termasuk poris makan Anda. Lebh baik makan sedikit-sedikit tetapi sering.

8. Ketika membuat perubahan posisi tubuh, laksanakan bersama perlahan

Gejala darah rendah termasuk bisa dipicu karena Anda membuat perubahan posisi secara cepat, seumpama dari tiduran ke berdiri. Kabar baiknya, langkah mengatasi darah rendah akibat kondisi berikut terbilang mudah. Berikut panduannya:

Sebelum bangun tidur di pagi hari, jangan segera beranjak dari kasur. Sebaiknya tetap di dalam posisi tiduran, tarik napas dalam-dalam sepanjang lebih dari satu menit.
Setelah itu, bangun secara perlahan dan duduklah kira-kira sepanjang satu menit, sebelum bangkit berdiri.
Meletakkan kepala di atas bantal dobel atau bantal tinggi termasuk bisa membantu melawan dampak gravitasi yang bisa bikin pusing.
Sementara jikalau Anda menjadi merasakan pusing atau kliyengan saat bangkit berdiri, maka regangkan otot-otot kaki seolah rela menendang ke depan. Jika dilaksanakan bersama tepat, gerakan ini bisa membantu melancarkan peredaran darah di kaki saat Anda bangkit berdiri.

9. Minum obat-obatan

Dalam kasus-kasus tertentu, Anda bisa saja perlu obat-obatan penambah darah guna menaikkan volume darah di dalam tubuh. Berikut obat-obatan yang sering digunakan sebagai langkah mengatasi darah rendah:

Vasopressin. Obat ini berguna untuk mempersempit pembuluh darah, agar tekanan darah Anda bisa meningkat. Biasanya, obat ini digunakan untuk mengatasi persoalan hipotesi krisis. Dokter bisa saja bisa memadukan obat ini bersama vasodilator, layaknya nitopruside dan nitroglycerin untuk memelihara tekanan darah sekaligus menaikkan kerja otot jantung.
Catecholamine. Obat ini masuk di dalam golongan obat adrenalin, noradrenalin, dan dopamin untuk mengatasi darah rendah. Catecholamine bekerja bersama langkah merubah sistem saraf simpatetik dan pusat.
Fludrocortisone dan midodrine. Kedua style obat ini umumnya digunakan untuk menyembuhkan tekanan darah rendah yang berlangsung saat Anda berdiri, dengan kata lain hipotensi ortostatik. Obat fludrokortisone sendiri berguna untuk menaikkan volume darah.
Penting untuk dimengerti bahwa berbagai style obat yang udah disebutkan di atas tidak boleh digunakan sembarang. Pasalnya, penggunaan obat ini harus berdasarkanya resep dokter. Jadi, sebaiknya konsultasi ke dokter terutama dahulu sebelum Anda konsumsi obat ini. Tujuannya tentu agar Anda terhindar dari risiko dampak samping obat.

Waktu yang pas untuk menemui dokter
Tergantung penyebab yang mendasarinya, tiap tiap orang bisa saja dapat mengalami gejala yang berbeda. Namun, segera berkonsutlasi ke dokter jikalau tekanan darah Anda terus-terusan rendah atau gejala yang Anda alami justru tambah tidak baik di dalam satu waktu. Pasalnya, hal berikut bisa jadi merupakan isyarat dari problem medis yang lebih serius.

Mengingat tekanan darah rendah bisa disebabkan oleh banyak kemungkinan, dokter dapat laksanakan evaluasi berdasarkan gejala yang Anda keluhkan. Evaluasi ini meliputi menanyakan riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan bisa saja pemeriksaan tambahan lainnya untuk menemukan penyebab yang mendasarinya.

Secara umum, tekanan darah rendah umumnya dapat membaik bersama perubahan jenis hidup yang lebih sehat. Akan tetapi, seumpama kondisi Anda tidak membaik atau justru tambah memburuk, sebaiknya segera laksanakan konsultasi ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *