Mengatasi Dan Mencegah Penyakit Asma Yang Kambuh Tiba Tiba

Anda tidak dapat pernah sadar kapan penyakit asma yang Anda, keluarga, atau pasangan Anda mempunyai kumat. Ketika asma selanjutnya tiba-tiba kumat terhadap Anda atau orang lain, maka penderitanya perlu ditangani bersama dengan cepat. Di samping penyembuhan jangka panjang untuk mengendalikan asma Anda tiap-tiap hari, tersedia penyembuhan jangka pendek yang sanggup menjadi penyembuhan darurat disaat asma Anda kambuh. Simak bermacam cara menangani asma yang kumat di bawah ini.

Mengatasi Dan Mencegah Penyakit Asma Yang Kambuh Tiba Tiba

Apa yang memicu asma kumat?
Serangan asma biasanya muncul disaat Anda terpapar pemicu asma. Setiap orang mempunyai pemicu asma yang berbeda-beda. Oleh dikarenakan itu, perlu bagi Anda ataupun orang terdekat Anda yang mempunyai asma untuk sadar hal-hal apa saja yang sanggup memicu tanda-tanda asma.

Berikut lebih dari satu aspek pemicu serangan asma yang paling umum:

Alergi. Alergi dan asma saling berkenaan satu sama lain. Ini sebabnya, alergi menjadi tidak benar satu penyebab asma yang paling umum. Ada dua type alergi yang sanggup menjadi penyebab asma, yakni alergi terhirup dan alergi makanan. Alergi terhirup biasanya berasal dari zat-zat tertentu, layaknya bulu binatang, tungau debu, kecoa, jamur, hingga serbuk sari dari pohon, rumput, dan bunga. Sementara didalam kasus yang jarang, tanda-tanda asma sanggup berlangsung disaat reaksi alergi berkembang makin kritis menjadi syok anafilaktik sehabis makan makanan tertentu.

Iritan. Asap rokok, polusi udara, asap pembakaran, cat, bensin, parfum, sabun beraroma, bahan kimia atau debu di tempat kerja juga sanggup memicu serangan asma. Meskipun lebih dari satu orang mungkin tidak mempunyai alergi terhadap hal tersebut, namun iritan sanggup mengganggu saluran udara yang peka dan meradang.
Penyakit pernapasan. Beberapa penyakit atau infeksi yang menyerang pernapasan anggota layaknya pilek, flu, sakit tenggorokan, sinusitis, dan pneumonia adalah pemicu asma yang paling lazim terhadap anak-anak.
Olahraga. Olahraga atau kegiatan fisik yang intens sanggup pengaruhi asma Anda. Misalnya saat Anda jogging, Anda mungkin tanpa sadar manarik dan membuang napas melalui mulut. Nah, cara bernapas layaknya inilah yang sanggup menjadi penyebab asma muncul. Kondisi ini dikenal sebagai exercise-induced asthma (EIA). Dengan perawatan yang tepat, Anda tak perlu mendukung kegiatan fisik yanng Anda sukai.
Cuaca. Udara dingin, perubahan suhu, dan kelembapan sanggup memicu asma. Perubahan cuaca yang berlangsung secara tiba-tiba juga kadang-kadang sanggup memicu serangan asma.
Emosi yang berlebihan. Rasa cemas,menangis, berteriak, stres, marah, atau tertawa amat keras juga sanggup memicu serangan asma. Ketika Anda merasakan emosi yang kuat, tanpa disadari hal selanjutnya memicu napas Anda naik dan turun, bahkan terkecuali Anda tidak mempunyai riwayat penyakit asma. Nah hal inilah yang sanggup memicu mengi atau tanda-tanda asma lainnya terhadap orang bersama dengan penyakit asma.
Obat-obatan tertentu. Ada lebih dari satu obatt yang sanggup memicu serangan asma, yakni aspirin dan NSAID (Nonstreoid Anti-Inflammatory Drug). Selain itu, obat-obatan beta blocker yang biasa digunakan untuk penyakit jantung juga sanggup memperburuk tanda-tanda asma yang Adan alami.
Pemicu asma lainnya. Perubahan hormonal selama siklus menstruasi, kasus medis khusus layaknya refluks asam lambung, kehamilan, persentase sulfit atau pengawet kimia didalam makanan dan minuman yang dimakan juga sanggup memicu serangan asma.

Tanda dan tanda-tanda asma kumat

Gejala asma amat begitu banyak ragam terhadap tiap-tiap orang. Satu orang bersama dengan orang lainnya sanggup mengalami tanda-tanda asma yang berbeda-beda. Termasuk tingkat keparahannya, durasi serangannya. hingga frekuensinya. Anda mungkin saja mengalami serangan asma sehabis lama tidak kambuh, dan selanjutnya secara tiba-tiba tanda-tanda asma menjadi muncul secara berkala.

Namun secara umum, tanda dan tanda-tanda asma yang paling pertama muncul susah bernapas. Hal ini disebabkan dikarenakan peradangan di saluran udara (bronkus) yang memicu otot-otot di sekitarnya menyempit, bengkak dan mengeluarkan banyak lendir. Akibatnya, saluran udara terhalang dan Anda menjadi ada problem bernapas.

Seseorang mungkin dapat mengalami sesak napas yang disertai bersama dengan mengi tiap-tiap kali mengembuskan napas. Mengi adalah napas yang berbunyi lirih layaknya siulan kecil atau “ngik ngik”. Suara ini muncul dikarenakan udara dari didalam paru-paru dipaksa muncul melalui saluran napas yang sempit dan tersumbat.

Asma memicu penderitanya susah bernapas lega atau kerap merasa kehabisan napas (ngos-ngosan). Seseorang juga mungkin dapat merasa ada problem disaat menarik atau menghela napas panjang. Batuk-batuk juga menjadi tidak benar satu tanda-tanda asma yang paling gampang dikenali.

Pada kasus yang parah, tanda-tanda asma sanggup meliputi:

Jantung berdebar-debar
Kesulitan berbicara, makan, dan tidur dikarenakan sesak napas
Bibir dan ujung jari-jari muncul membiru
Tampak lemas dan lesu
Wajah pucat pasi
Pusing yang tak kunjung hilang
Gejala khas asma makin kritis dan sering
Inhaler tidak sanggup meredakan gejala
Cara menangani asma yang kumat

Berukut lebih dari satu cara menangani asma yang sanggup Anda lakukan:

1. Tenang
Tenang merupakan cara menangani asma yang paling pertama. Jadi, disaat serangan asma menghampiri, pastikan jangan panik. Hal ini berlaku bagi Anda disaat serangan asma menghampiri atau Anda melihat tersedia orang lain yang mengalaminya. Kepanikan justru dapat memicu tubuh Anda makin stres agar Anda menjadi makin susah bernapas. Jika Anda berada di tempat yang ramai, cobalah untuk menepi ke tempat yang agak sepi.

2. Duduk
Setelah tenang, carilah tempat datar untuk Anda duduk. Longgarkan ikat pinggang atau lepaskan lebih dari satu kancing kemeja agar Anda sanggup bernapas lebih bebas. Istirahat sambil duduk sanggup mendukung merilekskan tubuh dan melegakan pernapasan Anda.

3. Atur pernapasan melalui mulut
Cobalah atur napas Anda secara perlahan melalui mulut. Ini adalah cara menangani asma yang paling sederhana dikarenakan sanggup mendukung mengendalikan sesak napas disaat serangan asma kumat. Cara menangani asma ini mendukung memperlambat laju pernapasan yang memicu tiap-tiap embusan napas Anda lebih didalam dan efektif.

Tak cuma itu. bernapas melalui mulut juga sanggup mendukung membiarkan udara yang terperangkap di paru-paru. Cara menangani asma yang satu ini sanggup Anda pakai kapan saja tiap-tiap kali Anda mengalami sesak napas.

Berikut panduannya:

Lemaskan otot bahu dan leher Anda.
Perlahan-lahan ambilah napas dari hidung tahan selama lebih dari satu detik.
Kerucutkan bibir seolah-olah Anda dapat bersiul bersiul.
Hela napas secara perlahan melalui mulut.

4. Hindari pemicunya

Asma tidak dapat muncul terkecuali tidak tersedia pemicunya. Maka disaat serangan asma kumat, Anda perlu segera menjauhi pemicunya saat itu juga agar tidak makin memperburuk gejalanya. Misalnya terkecuali aspek pemicu asma Anda adalah asap rokok, maka segera menjauhi orang yang merokok tersebut.

Begitu pula terkecuali Anda idamkan mendukung seseorang yang terkena asma. Jika Anda tidak sadar aspek pemicu asma seseorang, tanyakan segera kepada mereka, terkecuali memungkinkan.

Apabila tidak benar satu orangtua atau keluarga terdekat Anda mempunyai asma, perlu untuk sadar apa saja pemicu asma mereka. Hal ini dikerjakan kegunaan mendukung mereka menjauhi atau menghindar serangan asma kambuh.

5. Ikuti rancangan darurat pengobatan
Jika Anda atau orang yang mengalami asma mempunyai rancangan darurat penyembuhan asma, mengikuti apa yang tertera didalam saran tersebut. Rencana darurat penyembuhan asma, atau yang disebut bersama dengan action plan adalah instruksi tertera yang dibuat oleh penderita asma dan dokter. Instruksi selanjutnya dirancang untuk mendukung pasien didalam mengendalikan tanda-tanda asma yang kumat.

Dengan mengikuti rancangan darurat pengobatan, Anda mungkin tidak perlu ke UGD. Action plan berisi saran cara menangani asma yang meliputi:

Nomor telepon darurat dan wilayah layanan kritis darurat
Daftar pemicu dan bagaimana mencegahnya
Hal-hal yang perlu dikerjakan sebelum berolahraga
Daftar tanda-tanda awal serangan yang perlu diperhatikan, dan apa yang perlu dikerjakan saat terjadi
Daftar nama dan dosis obat-obatan, serta kapan dan bagaimana penggunaannya
Penting bagi Anda untuk selalu membawa inhaler, obat bronkodilator, atau alat pernapasan darurat lainnya di tas Anda untuk mengantisipasi terkecuali serangan asma kambuh sewaktu-waktu.

6. Menilai tingkat keparahan serangan asma
Beberapa orang mungkin tidak sadar serangan asma yang dialaminya masuk didalam katagori gampang atau parah. Padahal hal ini perlu untuk dikerjakan disaat Anda idamkan mencari bantuan medis ke dokter.

Beberapa tanda serangan asma yang sudah kritis meliputi:

Bibir dan ujung jari-jari muncul membiru
Tampak lemas dan lesu
Wajah pucat pasi
Kulit yang muncul tersedot di antara tulang rusuk dan leher disaat idamkan coba mengambil napas
Asma tidak juga membaik meski sudah pakai inhaler atau obat bronkodilator
Kehilangan kesadaran
Jika Anda atau orang lain mengalami serangan asma kritis layaknya yang sudah disebutkan di atas, segera cari bantuan medis segera. Anda sanggup menghubungi ambulan (118) atau segera pergi ke UGD rumah sakit terdekat di kurang lebih Anda.

Gunakan penyembuhan cepat untuk asma
Ketika asma Anda atau orang lain kambuh, penyembuhan cepat atau obat bantuan pertama terhadap asma sanggup diberikan. Pengobatan cepat ini dapat bersama dengan segera mengurangi sempitnya saluran udara, sekaligus mengurangi tanda-tanda batuk, mengi, serta sesak dada.

1. Obat

Dilansir dari GetAsthmaHelp, selanjutnya cara menangani asma pakai obat-obatan:

SABA. Albuterol, Levalbuterol, dan Pirbuterol merupakan bronchodilator yang melemaskan otot halus. Ini merupakan pilihan terapi pertama untuk mengurangi tanda-tanda akut dan menghindar EIB.
Anticholinergics. menghindar reseptor kolinergik muskarinik dan mengurangi bunyi intrinsik vagal terhadap saluran udara. Ipratropium bromida mengimbuhkan manfaat aditif terhadap short-acting beta-agonist (SABA) terhadap eksaserbasi asma dari sedang hingga berat. Dapat digunakan sebagai bronchodilator alternatif terhadap pasien yang tidak sanggup mentoleransi SABA.

Kortikosteroid sistemik. meskipun bukan merupakan bantuan pertama, kortikosteroid sistemik oral digunakan untuk eksaserbasi sedang dan berat sebagai tambahan untuk SABA didalam mempercepat pemulihan dan menghindar kembalinya eksaserbasi.
2. Gunakan bronkodilator kerja singkat

Salah satu cara menangani asma yang kumat lainnya adalah bersama dengan pakai bronkodilator kerja singkat. Hampir seluruh pengidap asma pakai obat ini. Bronkodilator dapat mendukung mengakses jalan udara yang tersumbat dikarenakan asma.

Sama bersama dengan lebih dari satu obat sebelumnya, bronkodilator kerja singkat digunakan sebagai obat bantuan pertama terhadap asma atau obat penyelamat. Sedangkan bronkodilator kerja panjang sanggup digunakan tiap-tiap hari untuk mengontrol asma, dikombinasi seiring bersama dengan steroid hirup.

Bronkodilator ini mengurangi tanda-tanda asma akut atau serangan asma yang amat cepat bersama dengan mengakses jalan udara. Obat penyelamat ini merupakan cara menangani asma terbaik terkecuali kapan waktu serangannya muncul secara mendadak atau tiba-tiba. Bronkodilator ini dapat bekerja didalam lebih dari satu menit sehabis dihirup dan berakhir 2-4 jam kemudian.

Selain itu, bronkodilator kerja singkat ini juga biasa digunakan sebelum berolahraga untuk menghindar asma yang berkenaan dikarenakan olahraga. Ia juga sanggup digunakan sebagai nebulizer asma didalam bentuk cair untuk menangani serangan asma di rumah.

Bronkodilator kerja singkat tidak sanggup digunakan tiap-tiap hari. Bila Anda perlu pakai brokodilator kerja singkat ini amat sering, baik didalam inhaler, tablet, atau cairan, itu artinya asma Anda tidak teratasi dan Anda perlu ditangani lebih baik. Jika Anda menggunakannya lebih dari dua kali seminggu, bicarakan bersama dengan dokter Anda tentang bagaimana berencana kembali penyembuhan untuk mengendalikan tanda-tanda asma yang Anda alami.

Namun, jangan lupa, bronkodilator juga sanggup menimbulkan efek samping. Beberapa efek samping paling lazim dari pemakaian obat ini termasuk:

Gemetar
Gelisah
Jantung berdebar-debar atau palpitasi
Sakit perut
Susah tidur
Sakit atau kram otot
3. Pakai alat bantu pernapasan

Penggunaan obat asma bersama dengan cara dihirup dinilai lebih efisien dikarenakan sanggup mengirimkan obat segera ke saluran pernapasan Anda. Namun, obatan-obatan asma type hirup biasanya memerlukan alat bantu khusus agar manfaatnya sanggup dirasakan secara optimal.

Alat bantu pernapasan yang paling lazim digunakan oleh para pengidap asma adalah inhaler dan nebulizer. Kedua alat ini sama-sama melakukan tindakan untuk mengendalikan tanda-tanda dan meredakan serangan asma yang kambuh.

Inhaler
Inhaler asma berbentuk semprotan kecil. Alat ini biasanya digunakan terhadap remaja dan orang dewasa dikarenakan praktis dan tidak memakan tempat. Selama Anda pakai alat ini sesuai bersama dengan yang diinstruksikan dokter, maka inhaler amat efisien untuk mengendalikan asma dan minim efek samping.

Inhaler tidak boleh digunakan bergantian bersama dengan orang lain. Pasalnyan inhaler asma mempunyai banyak type yang mempunyai persentase kebolehan dosis serta manfaat yang berbeda. Selain itu, pakai inhaler orang lain juga berisiko tinggi tertular infeksi.

Nebulizer
Nebulizer lebih lazim digunakan sebagai terapi penyembuhan asma kritis atau kasus asma yang serius, baik terhadap anak-anak dan orang tua usia lanjut. Ini dikarenakan dibanding bersama dengan inhaler, uap yang dihasilkan nebulizer amat amat kecil agar obat dapat sanggup lebih cepat meresap ke anggota paru yang ditargetkan.

Alat ini berbentuk mesin yang dihidupkan bersama dengan tenaga baterai atau listrik. Jika inhaler mempunyai corong kecil untuk Anda menempatkan mulut dan menghirup obat, namun nebulizer biasanya ditambah bersama dengan selang yang mempunyai masker di ujungnya untuk Anda pakai saat menghirup obat.

Cara menghindar serangan asma kambuh

1. Sering cek manfaat paru pakai peak flow meter

Dikutip dari WebMD, disaat Anda mengalami serangan asma, amat perlu untuk sadar kapan Anda perlu menghubungi dokter atau spesialis asma untuk menghindar asma darurat. Mempelajari bagaimana mengawasi asma Anda dapat mendukung Anda sadar kapan perlu jalankan penanganan asma darurat.

Anda sanggup pakai alat bernama peak flow meter, yang menjadi tidak benar satu saran para ahli untuk mengendalikan asma. Peak flow mtr. sanggup digunakan di rumah dan merupakan perangkat sederhana yang berguna bagi Anda. Dengan bernapas pakai alat ini, Anda sanggup membaca layaknya apa pergerakan dan manfaat paru-paru Anda terkini.

Ketika Anda pertama kali didiagnosis menderita asma, dokter mungkin dapat meminta Anda untuk pakai peak flow mtr. tiap-tiap hari selama 2-3 minggu. Angka paling tinggi yang muncul dari peak flow mtr. merupakan nilai terbaik bagi Anda. Kebanyakan rancangan tindakan asma dibuat berdasarkan bacaan peak flow. Berdasarkan bacaan tersebut, Anda sanggup jalankan tindakan tidak sama untuk menangani asma Anda.

2. Hindari pemicu

Ada banyak hal yang sanggup memicu asma. Maka perlu bagi Anda untuk sadar hal khusus apa yang sanggup memicu asma Anda kambuh agar sanggup menghindarinya.

Berbagai pemicu asma mungkin termasuk:

Olahraga atau kegiatan fisik yang amat berat.
Zat alergen yang terhirup, layaknya tungau debu; minyak wangi dan wewangian menyengat; polusi udara dari asap knalpot kendaraan/asap kimia limbah pabrik/asap rokok; bulu binatang; serbuk sari bunga; serbuk kayu pohon; dan lain-lain.
Cuaca dingin dan kering berangin, cuaca panas yang di dukung bersama dengan mutu udara tidak baik (penuh polusi), dan perubahan suhu drastis.
Infeksi saluran pernapasan atas (seperti pilek, flu, atau pneumonia).
Alergi makanan.
Efek samping obat-obatan tertentu, layaknya antinyeri NSAID (aspirin dan ibuprofen) dan beta-blocker untuk penyakit jantung.
Memiliki riwayat penyakit refluks asam lambung (GERD).
Makanan atau minuman yang punya kandungan pengawet (seperti MSG).
Stres dan kekuatiran berlebihan.
Bernyanyi, tertawa, atau menangis yang amat berlebihan
3. Bawa selalu obat-obatan

Serangan asma sanggup muncul kapan saja dan di mana saja. Oleh dikarenakan itu, perlu bagi para pengidap asma untuk selalu membawa obatan-obatan darurat di tasnya. Pastikan Anda membawa inhaler, obat bronkodilator, atau obat pengontrol cepat lainnya ke mana pun Anda pergi. Jangan lupa, bawalah selalu action plan atau instruksi rancangan penyembuhan asma dari dokter. Instruksi ini sanggup digunakan sebagai cara darurat bantuan pertama terhadap asma terkecuali gejalanya kumat sewaktu-waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *