Cara Mengatasi Nyeri Dada Dan Pencegahannya

Nyeri dada adalah rasa sakit atau nyeri yang terasa di dada. Dalam lebih dari satu kasus, nyeri yang keluar mempunyai gejala yang berbeda-beda. Sakit di dada bisa berwujud sensasi panas,Pasang Bola tertusuk-tusuk, atau tertekan. Nyeri dada terhitung bisa merambat naik ke leher, rahang, dan lantas menyebar ke punggung atau lengan.

Cara Mengatasi Nyeri Dada Dan Pencegahannya

Nyeri dada bisa disebabkan oleh bermacam macam penyebab. Salah satu penyebab yang paling berbahaya dan mesti penanganan betul-betul adalah penyakit yang berhubungan bersama dengan jantung atau paru-paru.

Anda mesti datang ke dokter untuk diperiksa bersama dengan cermat, dikarenakan penyebab nyeri dada amat sukar untuk ditentukan secara pasti.

Seberapa umumkah nyeri dada?
Nyeri dada adalah kondisi yang bisa berjalan pada semua usia. Namun, terdapat bermacam perihal yang menaikkan mungkin Anda merasakan sakit di dada, yakni andaikata Anda merokok, mempunyai tekanan darah tinggi, takaran kolesterol tinggi, obesitas, dan diabetes.

Untuk paham secara pasti apa yang sebabkan nyeri dada, silakan diskusikan bersama dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Gejala dan Penyebab
Apa saja gejala nyeri dada?
Nyeri dada yang dirasakan akan berbeda-beda, terkait bersama dengan penyebab utamanya.

Ada kalanya sakit di dada tidak senantiasa berhubungan bersama dengan kondisi jantung, meskipun tidak tersedia cara yang gampang untuk paham apa penyebabnya tanpa diperiksa secara langsung oleh dokter.

Gejala lazim dari nyeri dada adalah sebagai berikut:

Dada terasa tertusuk
Sensasi terbakar
Rasa sakit yang menusuk
Rasa sesak, penuh, atau tertekan
Apa yang bisa jadi penyebab nyeri dada?
Nyeri yang terasa di dada kebanyakan merupakan kondisi yang diakibatkan oleh masalah di organ tubuh Anda, layaknya jantung, paru-paru, pencernaan, hingga otot dan saraf.

Berikut adalah penyakit-penyakit yang paling kerap sebabkan nyeri dada beserta gejalanya:

1. Penyakit jantung
Berikut adalah penyebab sakit di dada akibat masalah jantung:

Serangan jantung

Kondisi ini berjalan akibat berkurangnya aliran darah dan oksigen ke jantung Anda, yang sebabkan matinya sel-sel jantung.

Serangan jantung menyatakan gejala-gejala layaknya sakit di dada bagian sedang atau kiri, berkeringat, mual, napas pendek, dan tubuh lemas.

Penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner disebabkan oleh lemak yang menyumbat pembuluh darah jantung (arteri koroner). Keadaan ini bisa menyebabkan rasa sakit yang disebut terhitung bersama dengan angina.

Ketika Anda mengalami kondisi ini, kebanyakan nyeri dada terhitung akan dibarengi bersama dengan gejala lain yakni rasa sakit yang menjalar ke lengan, pundak, rahang, atau punggung. Rasa tertekan atau sesak pun terhitung kebanyakan terasa di dada.

Miokarditis

Miokarditis diakibatkan oleh peradangan atau infeksi pada otot jantung.

Penyakit ini menyatakan gejala-gejala yang mirip bersama dengan serangan jantung. Namun, kondisi ini kebanyakan menyebabkan gejala demam, kelelahan, jantung berdetak cepat, dan sukar bernapas.

Perikarditis

Penyakit perikarditis adalah peradangan atau infeksi yang menyerang susunan tipis berwujud kantung di jantung.

Gejala nyeri di dada yang keluar kebanyakan menyerupai penyakit jantung koroner atau angina. Namun, perikarditis menyebabkan rasa sakit yang lebih tajam layaknya ditusuk dan menjalar hingga leher atas dan otot bahu.

Rasa sakit akan terasa makin lama parah andaikata Anda bernapas, menelan, atau berbaring.

Kardiomipati

Kardiomipati adalah kelainan genetik berwujud penebalan otot jantung. Kondisi ini bisa berpengaruh pada peredaran darah di jantung dikarenakan jantung dipaksa untuk memompa darah lebih keras.

Karena jantung mesti bekerja lebih keras, kardiomipati sebabkan munculnya gejala-gejala layaknya pusing, sakit di dada, lebih-lebih pingsan.

Prolaps katup mitral

Penyakit prolaps katup mitral adalah kondisi di mana katup jantung mengalami kelainan, supaya bisa mengganggu aliran darah pada jantung.

Berbagai macam gejala yang ditimbulkan oleh kelainan ini adalah jantung berdebar, pusing, dan nyeri di bagian dada.

Diseksi arteri koroner

Kondisi ini terbilang memadai langka, di mana terdapat luka di arteri koroner. Hal ini bisa sebabkan munculnya gejala rasa sakit layaknya disayat, yang menyebar ke leher, punggung, dan perut.

2. Penyakit paru-paru

Di bawah ini adalah penyakit paru-paru yang sebabkan rasa sakit di bagian dada:

Pleuritis

Pleuritis adalah peradangan yang menyerang pleura atau susunan yang membungkus paru-paru. Radang kebanyakan disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau penyakit pneumonia.

Pleuritis menyatakan gejala-gejala layaknya sakit yang menusuk pas sedang bernapas, batuk, atau bersin.

Pneumonia

Paru-paru basah atau pneumonia disebabkan oleh infeksi pada kantong hawa salah satu atau kedua paru-paru.

Pneumonia kebanyakan bisa terdeteksi lewat gejala-gejala layaknya demam, tubuh menggigil, batuk, dan keluarnya cairan layaknya nanah pas batuk.

Asma

Saluran pernapasan yang mengalami peradangan bisa sebabkan keluar gejala nyeri di dada disertai sesak napas, nada napas berbunyi, dan batuk.

Emboli paru

Terjadi ketika gumpalan darah bersarang di paru-paru (pulmonary) arteri, menghambat aliran darah ke jaringan paru-paru.

Emboli paru kebanyakan menyatakan gejala layaknya detak jantung lebih cepat, sukar bernapas, demam, dan syok.

Pneumotoraks

Biasanya disebabkan oleh cedera di bagian dada dan sebabkan pengumpulan hawa di bagian rongga pleura paru-paru.

Keadaan ini bisa sebabkan susah dan rasa sakit pas bernapas. Kemungkinan Anda terhitung akan mengalami tekanan darah rendah.

Hipertensi pulmonal

Kondisi ini berjalan akibat arteri paru-paru yang menyempit dan sebabkan sesak napas dan nyeri di dada.

3. Masalah pencernaan

Masalah pencernaan terhitung bisa sebabkan nyeri di bagian dada:

Penyakit asam lambung (GERD)

Asam lambung yang naik bisa sebabkan sensasi membakar di dada dan tenggorokan, supaya dada akan terasa nyeri dan terbakar.

Faktor yang jadi pemicu asam lambung naik adalah obesitas, merokok, hamil, dan makanan pedas atau berlemak.

Penyakit tukak lambung

Kondisi ini merupakan munculnya luka pada susunan dinding lambung bisa sebabkan munculnya rasa sakit di dada.

Penyebabnya yang paling lazim adalah merokok, minuman beralkohol, dan obat-obatan pereda rasa sakit layaknya aspirin atau NSAID.

Kandung empedu atau pankreas bermasalah

Peradangan kandung empedu atau pankreas bisa sebabkan nyeri perut yang memancar ke dada Anda.

Gejala lain yang keluar adalah rasa sakit di dada bagian bawah ketika sedang berbaring.

4. Masalah pada otot dan tulang

Sakit dada terhitung bisa diakibatkan oleh masalah otot dan tulang seperti:

Kostokondritis

Kondisi ini merupakan peradangan di tulang rawan dari tulang rusuk Anda akibat olahraga terlalu berlebih atau mengangkat beban amat berat.

Gejala yang kebanyakan terasa adalah sakit pada dada, sesak napas, batuk, dan nyeri pas mengambil alih napas dalam-dalam.

Nyeri otot

Sindrom nyeri kronis, layaknya fibromyalgia, bisa sebabkan nyeri konsisten menerus.

Tulang rusuk memar atau patah

Tulang yang mengalami cedera dan berakibat pada patah atau memar bisa sebabkan rasa nyeri di dada.

Rasa sakit pun akan terasa makin lama parah ketika Anda batuk atau mengambil alih napas dalam-dalam.

Ruam saraf

Penyakit ini disebabkan oleh virus varicella-zoster. Gejala-gejala yang berjalan kebanyakan berwujud rasa sakit yang tajam, disertai munculnya ruam lebih dari satu hari kemudian.

5. Penyebab lainnya
Pemicu-pemicu lain yang bisa sebabkan rasa nyeri di dada adalah:

Serangan panik

Jika Anda mengalami rasa ketakutan atau panik yang intens, mungkin Anda akan mengalami nyeri dada, berkeringat banyak, sesak napas, detak jantung cepat, dan mual.

Herpes zoster

Disebabkan oleh reaktivasi dari virus cacar, dan bisa sebabkan sakit dari dada dan menjalar ke punggung Anda.

Kemungkinan tersedia gejala dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda mempunyai ketakutan akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah bersama dengan dokter Anda.

Kapan saya mesti periksa ke dokter?
Jika Anda mengalami nyeri dada atau nyeri yang tidak bisa dijelaskan, silakan berkonsultasi bersama dengan dokter Anda. Tubuh tiap-tiap orang menyatakan gejala yang beragam. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menanggulangi kondisi kesehatan Anda.

Hubungi dokter setempat andaikata Anda mempunyai gejala-gejala berikut:

Perasaan tiba-tiba tertekan, meremas, atau sesak, di bawah dada Anda
Nyeri dada yang menyebar ke rahang, lengan kiri, atau punggung
Mendadak nyeri dada yang tajam dibarengi bersama dengan sesak napas, terutama setelah lama tidak beraktivitas berat
Mual, pusing, detak jantung atau napas cepat, kebingungan, pucat, atau berkeringat berlebih
Tekanan darah yang amat rendah atau denyut jantung melambat
Demam
Tubuh menggigil
Batuk disertai dahak berwarna kuning kehijauan
Nyeri di dada tidak kunjung hilang
Faktor-faktor risiko
Apa yang menaikkan risiko saya untuk nyeri dada?
Ada lebih dari satu faktor yang sebabkan Anda berisiko tinggi untuk mengalami nyeri dada, seperti:

Anda berusia dewasa, terutama usia 40 hingga 60 tahun
Memiliki kolesterol
Menderita hipertensi
Mengidap diabetes
Memiliki riwayat penyakit jantung
Memakai obat kontrasepsi oral
Aktif merokok
Jarang melakukan kesibukan fisik layaknya olahraga
Obesitas
Pernah operasi jantung atau kateterisasi
Sedang hamil
Diagnosis
Bagaimana nyeri dada didiagnosis?
Nyeri di bagian dada tidak senantiasa berarti Anda mengalami serangan jantung. Namun, terkecuali Anda merasakan nyeri di dada, kebanyakan dokter akan langsung mengecek apakah Anda terkena serangan jantung atau tidak dikarenakan kondisi tersebutlah yang paling membahayakan nyawa Anda.

Selain itu, dokter terhitung akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk paham kondisi paru-paru, layaknya mendeteksi adanya penyumbatan atau disfungsi di paru-paru.

Berikut adalah urutan tes yang dokter melakukan untuk mendiagnosis nyeri dada yang Anda alami:

1. Pemeriksaan awal
Beberapa macam pemeriksaan nyeri di dada yang paling lazim dilakukan adalah:

Elektrokardiogram (EKG)
Tes elektrokardiogram punya tujuan untuk paham apakah Anda mengalami serangan jantung atau tidak, bersama dengan cara merekam kesibukan listrik jantung lewat elektroda yang melekat pada kulit Anda.

Tes darah
Dokter mungkin akan melakukan tes darah untuk memeriksa peningkatan takaran enzim atau protein yang terdapat di otot jantung.

X-ray
Dengan melakukan x-ray di dada, dokter bisa paham kondisi paru-paru, jantung, dan pembuluh darah utama Anda. Tes ini terhitung bisa mendeteksi adanya masalah paru-paru, layaknya pneumonia.

CT scan
CT scan bisa menolong mendapatkan adanya gumpalan darah di paru-paru.

2. Pemeriksaan tindak lanjut
Tergantung pada hasil dari tes awal, Anda mungkin mesti pengujian tindak lanjut, yang meliputi:

Ekokardiogram
Dengan gunakan gelombang suara, tes ini bisa membuahkan visual dari gerakan jantung Anda. Biasanya, sebuah perangkat kecil akan dimasukkan lewat tenggorokan Anda untuk memperoleh citra yang lebih paham dari bermacam bagian jantung Anda.

CT scan
CT scan kali ini sedikit tidak serupa bersama dengan yang sebelumnya. Tes ini dilakukan untuk mengecek adanya penyumbatan pada arteri jantung.

Tes stres
Tes ini punya tujuan untuk memperkirakan bagaimana jantung dan pembuluh darah Anda merespon tekanan atau kesibukan tubuh Anda. Biasanya, Anda akan diminta untuk berjalan di treadmill atau pedal yang dihubungkan bersama dengan mesin elektrokardiogram.

Kateterisasi koroner (angiogram)
Dengan kateterisasi koroner, dokter bisa mengecek satu persatu pembuluh nadi jantung Anda yang mungkin menyempit atau tersumbat.

Obat & Pengobatan
Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara menyembuhkan nyeri dada?
Nyeri dada bisa ditangani bersama dengan 2 cara, yakni bersama dengan konsumsi obat-obatan tertentu dan operasi. Penanganan yang dipilih akan sesuai bersama dengan gejala dan penyebab sakit di dada.

Obat yang kebanyakan diresepkan oleh dokter untuk menyembuhkan nyeri dada adalah sebagai berikut:

1. Nitrogliserin
Nitrogliserin kebanyakan berwujud tablet yang diminum bersama dengan cara diletakkan di bawah lidah. Obat ini bisa menolong menenangkan arteri jantung, supaya darah bisa mengalir lebih mudah. Beberapa obat tekanan darah terhitung bisa digunakan untuk menenangkan dan melebarkan pembuluh darah.

2. Aspirin
Apabila dokter menduga bahwa nyeri dada yang Anda alami berhubungan bersama dengan masalah jantung, maka dokter akan meresepkan aspirin.

3. Obat pelarut penggumpalan darah
Biasa terhitung disebut sebagai obat trombolitik, obat ini berfaedah untuk melarutkan pembekuan atau penggumpalan darah yang menghambat aliran darah dari dan menuju jantung Anda.

4. Obat pengencer darah
Jika penggumpalan berjalan di pembuluh arteri jantung atau paru-paru Anda, maka dokter akan memberi resep obat yang mengencerkan darah. Hal ini bisa menolong mencegah terbentuknya lebih banyak gumpalan.

5. Obat penekan asam
Dokter akan meresepkan obat penetralisir takaran asam di di dalam perut Anda andaikata rasa sakit di bagian dada berkaitan bersama dengan masalah asam lambung.

6. Antidepresan
Apabila Anda mengalami nyeri di dada akibat serangan panik, Anda mungkin akan diberikan resep untuk konsumsi obat antidepresan yang bisa menolong mengontrol gejala-gejala nyeri dada.

Prosedur bedah dan lainnya
Selain konsumsi obat-obatan, dokter mungkin terhitung akan memberi saran lebih dari satu prosedur operasi untuk menyingkirkan rasa sakit di dada, seperti:

1. Operasi bypass
Dalam prosedur operasi bypass, dokter bedah akan mengambil alih pembuluh darah dari bagian lain tubuh Anda, yang lantas akan digunakan sebagai jalan alternatif untuk darah supaya bisa mengalir menuju bagian arteri yang tersumbat.

2. Pemasangan balon atau stent
Prosedur ini dilakukan andaikata nyeri di dada Anda disebabkan oleh penyumbatan di arteri jantung Anda.

Dokter akan gunakan tabung kecil atau kateter bersama dengan balon di ujungnya, yang lantas dimasukkan ke di dalam pembuluh darah besar di pangkal paha. Balon akan diisi hawa supaya arteri bisa melebar kembali.

Dalam lebih dari satu kasus, tabung berikut dibiarkan berada di arteri untuk memelihara arteri supaya senantiasa terbuka.

3. Perbaikan diseksi
Tindakan lain yang akan dilakukan dokter bedah adalah perbaikan diseksi aorta. Operasi ini dilakukan ketika berjalan kerusakan pada arteri yang mempunyai darah dari jantung ke semua bagian tubuh.

4. Perbaikan pada paru-paru
Jika Anda menderita cedera pada bagian paru-paru, dokter akan memasukkan tabung ke di dalam dada dan lantas memompa paru-paru Anda supaya ulang berfaedah bersama dengan normal.

Pengobatan di rumah
Apa saja perubahan-perubahan type hidup atau penyembuhan rumahan yang bisa dilakukan untuk menanggulangi nyeri dada?
Apabila Anda mengalami nyeri di dada yang berkaitan bersama dengan masalah pencernaan atau otot, Anda bisa mencoba melakukan penyembuhan rumahan di bawah.

Namun, terkecuali nyeri di dada disebabkan oleh masalah yang lebih betul-betul layaknya penyakit jantung atau paru-paru, Anda mesti langsung meminum obat-obatan yang diresepkan oleh dokter.

Berikut adalah penyembuhan rumahan yang bisa menolong meredakan rasa sakit di dada:

1. Kacang almond
Masalah pencernaan layaknya refluks asam lambung ke kerongkongan yang kerap disebut GERD, bisa sebabkan rasa terbakar di dada, dan kondisi ini bisa diredakan bersama dengan konsumsi kacang almond. Kandungan alkali yang tinggi di dalamnya bisa menolong menetralisir asam di kerongkongan. Meski demikian, belum terdapat memadai bukti mengenai teori tersebut. Pasalnya almond mempunyai takaran lemak yang memadai tinggi. Bagi lebih dari satu orang lemak bisa sebabkan refluks asam lambung dikarenakan makanan berlemak sebabkan sfingter esofagus bagian bawah jadi rileks supaya asam lambung gampang refluks ke kerongkongan.

2. Minum minuman hangat
Pengobatan lain yang bisa Anda cobalah adalah meminum air panas atau hangat. Tujuannya adalah untuk menyingkirkan gas andaikata rasa nyeri diakibatkan oleh kembung. Air hangat terhitung bisa menolong memperlancar pencernaan.

Salah satu minuman hangat yang bisa Anda cobalah adalah teh hibiscus. Teh jenis ini terbukti bisa menyingkirkan kembung, turunkan tekanan darah, dan mengurangi kolesterol.

3. Menggunakan cold pack (kompres)
Nyeri dada yang disebabkan oleh cedera otot bisa diredakan bersama dengan menempelkan cold pack atau kompres pada dada.

Selain melakukan penyembuhan rumahan, Anda bisa mengganti pola makan dan type hidup Anda sehari-hari untuk memelihara kesehatan Anda secara keseluruhan, terutama jantung yang kerap kali jadi penyebab utama nyeri dada.

4. Berbaring bersama dengan posisi kepala lebih tinggi
Ketika sakit dada menyerang, langsung berbaring bersama dengan posisi kepala lebih tinggi dari badan. Hal ini bisa menolong meringankan rasa nyeri akibat naiknya asam lambung.

5. Jahe dan kunyit
Kedua bumbu dapur ini ternyata berfaedah sebagai penyembuhan antiinflamasi. Sebuah studi menyatakan bahwa jahe bisa mengurangi rasa mual. Selain itu, kunyit berfaedah untuk meringankan rasa sakit. Anda bisa mencoba minum susu hangat yang dicampur bersama dengan kunyit.

Dengan teratur konsumsi sayur dan buah-buahan, rajin berolahraga, dan berhenti merokok, kesehatan jantung Anda akan senantiasa terjaga di dalam jangka pas yang lama.

Bila tersedia pertanyaan, konsultasikanlah bersama dengan dokter untuk solusi paling baik masalah Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *