6 Makakan Cegah Penggumpalan Darah

Penggumpalan darah sebetulnya sistem yang penting, tetapi terkecuali berlebihan pasti bakal berdampak terhadap kesehatan Anda, juga serangan jantung dan stroke. Agar hal ini tidak hingga menyebabkan pengaruh fatal, terkandung beberapa bahan alami yang dapat Anda manfaatkan sebagai makanan pengencer darah.

6 Makanan Cegah Penggumpalan Darah

Jenis makanan berfaedah sebagai pengencer darah :
1. Kunyit
Salah satu makanan alami yang dipercaya sebagai pengencer darah adalah kunyit. Rempah berwarna kuning ini punya kandungan kurkumin yang berperan sebagai antikoagulan.
Hal selanjutnya dibuktikan melalui sebuah penelitian terhadap th. 2012 tentang kesibukan antikoagulan terhadap kunyit yang dipakai untuk bumbu kari. Kurkumin dapat menghambat terjadinya penggumpalan darah dengan menghambat faktor-faktor pembekuan darah.

2. Bawang putih
Selain kunyit, bawang putih merupakan makanan pengencer darah yang miliki pembawaan antibiotik alami dan antimikroba. Satu siung bawang putih punya kandungan alisin, yaitu senyawa aktif yang dipercaya berperan menjadi antikoagulan.

Sebuah penelitian terhadap bubuk bawang putih yang tidak berbau perlihatkan hal tersebut. Penelitian itu perlihatkan bahwa style bawang putih ini perlihatkan kesibukan antitrombotik.

Senyawa antitrombotik merupakan zat yang dapat mengurangi penggumpalan darah. Itu sebabnya, bawang putih dipercayai dapat mengencerkan darah biarpun efeknya hanya sebentar.

Apabila Anda dambakan manfaatkan bahan selanjutnya agar pembekuan darah dapat dicegah, coba untuk konsultasikan lebih-lebih dahulu dengan dokter.

3. Nanas
Tahukah Anda bahwa nanas punya kandungan senyawa bromelain yang ternyata dapat membantu menghambat pembekuan darah?

Sebuah penelitian terhadap th. 2012 mengkaji tentang pemanfaatan bromelain sebagai anti pembekuan darah di dalam tubuh.

Bromelain diketahui dapat menghambat pembuatan fibrin di dalam tubuh, yaitu protein yang memicu darah menggumpal.

Para peneliti menyimpulkan bahwa bromelain berperan sebagai agen fibrinolitik yang lumayan efisien untuk menurunkan fibrin. Selain itu, enzim nanas ini juga berbentuk anti-peradangan.

4. Kacang almond
Tidak hanya nanas, kacang almond juga dipercaya sebagai makanan pengencer darah. Hal selanjutnya sebab vitamin E terhadap kacang almond dapat dikategorikan sebagai antikoagulan ringan.

Efek antikoagulan terhadap vitamin E sebetulnya tergantung terhadap seberapa banyak dosis yang seseorang pakai.

Belum ada penelitian yang sangat menjelaskan berapa banyak vitamin E yang wajib dikonsumsi sebagai keliru satu pengencer darah dengan aman.

Oleh sebab itu, usahakan berkonsultasi dengan dokter Anda lebih-lebih dahulu agar Anda mengetahui dosis yang tepat untuk tubuh Anda.

5. Vitamin E
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, kacang almond juga di dalam kategori makanan pengencer darah sebab punya kandungan vitamin E.

Vitamin E dipercaya dapat mengurangi kesibukan pembentukan darah biarpun efeknya sangat tergantung terhadap keadaan badan seseorang. Selain itu, belum ada uji coba yang meyakinkan batas aman mengkonsumsi vitamin E untuk mengencerkan darah.

Maka itu, bakal lebih aman untuk mengkonsumsi makanan yang punya kandungan vitamin E agar dapat membantu mengencerkan darah Anda, seperti:
a. Biji-bijian
b. Minyak biji gandum
c. Biji bunga matahari
d. Minyak bunga matahari

6. Jahe
Rempah lainnya yang juga disebut-disebut sebagai makanan pengencer darah adalah jahe. Jahe punya kandungan asam asetilsalisilat alias aspirin. Asetilsalisilat merupakan turunan asam salisilat yang dipercayai sebagai pengencer darah yang lumayan kuat.

Efek antikoagulan alami ini dapat Anda dapatkan dengan berbagai cara, layaknya mengkonsumsi jahe mentah-mentah, air jahe atau menggunakannya sebagai bumbu makanan.

Walaupun demikian, jahe tidak sama tingkat efektivitasnya dengan obat pengencer darah sebab pengaruh jahe terhadap pembekuan darah tetap belum begitu jelas.

Beberapa style makanan yang dapat mengurangi risiko penggumpalan darah di atas barangkali belum sangat teruji secara klinis. Selain itu, efeknya juga tidak dapat dibandingkan dengan obat tertentu pencegah penggumpalan darah.

Terlalu banyak mengonsumi makanan yang dapat mengencerkan darah dapat saja memicu Anda berisiko terhadap perdarahan. Itu sebabnya, konsultasikanlah dengan dokter lebih-lebih dahulu sebelum saat makan makanan yang dipercaya sebagai pengencer darah di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *