Penyebab Diare Dan Cara Mengatasinya

Setiap orang, tanpa memandang usia dan model kelamin, sanggup mengalami diare. Ada banyak penyebab diare. Mulai berasal dari perihal remeh layaknya type hidup tidak sehat sampai tanda berasal dari penyakit serius. Sayangnya, masih banyak orang yang menyepelekan penyakit satu ini. Padahal diare yang diabiarkan tanpa penyembuhan yang pas sanggup berjalan lama dan terhadap pada akhirnya berujung terhadap komplikasi serius.

Mengetahui beraneka penyebab diare sanggup kurangi risiko Anda terkena penyakit ini di kemudian
Penyebab diare yang paling kerap terjadi

Penyebab Diare Dan Cara Mengatasinya

Penyebab diare terlalu beragam, berasal dari merasa keadaan yang sifatnya sementara sampai tanda keadaan kesegaran kronis. Berikut beraneka penyebab diare yang paling kerap terjadi:

1. Infeksi bakteri
Beberapa bakteri layaknya shigella, salmonella, dan escherichia coli sanggup menginfeksi tubuh Anda dan membuat diare. Bakteri penyebab diare berikut umumnya menyebar melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi serta kontak segera dengan orang yang terinfeksi. Jadi, Anda sanggup terinfeksi bakteri penyebab diare sementara Anda konsumsi makanan yang diolah secara secara tidak higienis oleh orang yang tengah sakit diare.

Pasalnya, sanggup saja orang yang terinfeksi lupa membasuh tangan sesudah mengfungsikan toilet dan lantas orang yang terinfeksi segera mengatasi makanan, sehingga bakteri sanggup berubah ke makanan. Nah jikalau sistem kekebalan tubuh Anda tengah menurun, maka Anda barangkali saja terinfeksi penyakit ini.

Anak kecil barangkali bakal lebih rentan terinfeksi bakteri penyebab diare karena daya tahan tubuhnya belum sekuat orang dewasa.

2. Infeksi virus
Beberapa infeksi virus sanggup membuat diare dan muntah, seumpama infeksi virus rotavirus dan norovirus. Kelompok virus berikut terlalu enteng menular berasal dari satu orang ke orang lainnya. Penggunaan peralatan makan serta konsumsi minuman dan makanan yang terkontaminasi sanggup membuat Anda terinfeksi virus tersebut. Bahkan, orang yang terinfeksi dan tidak memunculkan gejala apa pun terhitung sanggup menularkan virus tersebut.

3. Berwisata ke tempat tertentu
Tergantung terhadap tempat wisata yang dikunjungi, kira-kira 30 sampai 70 % wisatawan mengalami serangan diare dan muntah karena konsumsi makanan lokal atau air yang terkontaminasi. Hal ini umumnya disebut sebagai diare wisatawan.

4. Obat-obatan tertentu
Terkadang pemakaian obat-obatan spesifik sanggup menjadi penyebab diare. Salah satu model obat-obatan yang sanggup membuat diare adalah antibiotik. Meski antibiotik sanggup membunuh bakteri jahat, obat ini terhitung sanggup membunuh bakteri baik yang merawat usus Anda.

Selain itu, obat tekanan darah, obat kanker, dan obat antasida terhitung sanggup membuat diare. Jika Anda mengfungsikan keliru satud ari obat-obatan berikut dan segera mengalami diare, segera konsultasi ke dokter.

5. Intoleransi makanan
Penyebab diare lainnya barangkali terhitung karena Anda mengalami intoleransi makanan tertentu. Intoleransi makanan berjalan dikala tubuh Anda tidak sanggup mencerna model makanan tertentu. Makanan yang tidak sanggup dicerna inilah yang membuat mual, diare, kram, kembung, dan lain sebagainya. Biasanya keadaan ini berjalan didalam kurun sementara 30 menit sampai dua jam sesudah Anda konsumsi makanan tertentu.

Intoleransi makanan sanggup karena Anda tak memiliki enzim spesifik yang sanggup kurangi makanan berikut atau karena ada keadaan kesegaran tertentu. Intoleransi yang memadai banyak dialami yakni intoleransi laktosa (gula alami terhadap product susu) atau intoleransi gluten (protein alami terhadap gandum dan product olahannya).

6. Keracunan makanan
Diare terhitung sanggup berjalan akibat Anda konsumsi makanan kedaluwarsa yang telah terkontaminasi oleh bakteri. Salmonella adalah infeksi bakteri yang lazim yang sanggup membuat diare dan umumnya berkembang sesudah Anda konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi.

7. Kondisi medis tertentu
Jika Anda mengalami diare krnonis yang tak kunjung pulih dan bersifat kambuhan, sanggup menjadi ini tanda jikalau Anda memiliki kasus kesegaran tertentu. Jika diare yang Anda alami berjalan lebih berasal dari tiga hari, Anda barangkali mengalami keliru satu keadaan di bawah ini:

Irritable Bowel Syndrome (IBS). Kondisi ini disebut terhitung dengan makna iritasi usus yang pertanda terdapatnya gangguan terhadap usus besar Anda. Biasanya keadaan ini dipicu oleh keadaan stress. Selain diare, IBS umumnya disertai dengan gejala lainnya layaknya perut kembung, bergas, sembelit, kram perut, dan feses berlendir.
Inflammatory Bowel Disease (IBD). Istilah ini digunakan untuk melukiskan sebagian penyakit gangguan usus gawat layaknya Crohn disease dan kolitis ulseratif. Kedua keadaan ini ditandai dengan terdapatnya peradangan terhadap saluran pencernaan. Peradangan umumnya menyebar berasal dari saluran pencernaan ke jaringan di sekitarnya dan membuat luka di sepanjang lapisan usus besar. Itu sebabnya, diare yang disebabkan karena penyakit ini sanggup disertai dengan darah.

Penyakit Celiac. Jika Anda memiliki penyakit Celiac, konsumsi makanan yang memiliki kandungan gluten bakal membuat tanggapan sistem imun untuk menyerangan jaringan sehat di usus kecil Anda. Lama-lama keadaan ini sanggup merusak lapisan usus yang terhadap pada akhirnya sanggup mengganggu sistem penyerapan nutrisi perlu di didalam tubuh (malabsorbsi). Akibatnya, Anda pun bakal lebih rentan mengalami diare.
Penyakit lainnya. Beberapa penyakit lain layaknya diabetes, hipertiroidisme, penyakit Addison, dan pankreatitis gawat sanggup terhitung menjadi penyebab diare. Jika Anda mencurigai penyebab diare karena keadaan tersebut, segera konsultasi ke dokter. Dokter bakal lakukan diagnosis peranan memilih penyembuhan yang paling baik sesuai dengan keadaan Anda.

Cara Mengatasi Diare

Penting untuk dipahami bahwa tiap-tiap orang barangkali butuh perawatan yang berebda-beda. Beberapa orang yang sakit diare barangkali wajib meraih perawatan di rumah sakit sepanjang sebagian hari. Sementara sebagian orang lainnya memadai di rawat di rumah dengan istirahat total.

Namun secara umum, ada beraneka langkah yang sanggup dijalankan untuk membuat sembuh penyakit ini. Anda sanggup melakukannya dengan mengfungsikan bahan alami dan obat diare berasal dari dokter.

Dikutip berasal dari Mayo Clinic, berikut sebagian langkah simple dan efektif yang sanggup Anda lakukan untuk mengatasi diare. Cara ini sanggup diterapkan terhadap anak-anak maupun dewasa.

1. Minum banyak cairan
Dalam kasus yang tidak terlalu parah, gejala diare sanggup membaik dengan sendirinya didalam sebagian hari. Akan tetapi, bagi sebagian orang lainnya, diare yang dialaminya mungki lebih berat. Hal ini membuat timbulah beraneka kasus lain, layaknya dehidrasi. Dehidrasi disebabkan karena terlalu banyak cairan yang nampak berasal dari tubuh melalui membuang air besar yang terlalu cair dan kerap terhadap sementara diare.

Nah, untuk mengatasi perihal tersebut, orang yang tengah sakit diare direkomendasikan untuk mencukupi kebutuhan cairannya. Sebaiknya Anda minum banyak cairan berasal dari air putih, air kelapa, teh manis, air kaldu, atau oralit. Namun ingat, oralit tidak sanggup membuat sembuh disentri, melainkan mendukung membuat sembuh ataupun mencegah pasien mengalami dehidrasi. Apabila tidak memungkinkan untuk membuat oralit sendiri di rumah, Anda sanggup membeli oralit kemasan di apotek paling dekat lantas dilarutkan didalam segelas air.

Untuk bayi yang berusia di bawah 6 bulan, Anda sanggup tetap memberikannya ASI eksklusif (ASI saja) untuk mencegah diare tambah memburuk. Kandungan didalam ASI sanggup mencegah perkembangan kuman penyebab diare.

Jika Anda memiliki penyakit ginjal, jantung, atau hati dan wajib halangi cairan, bicarakan dengan dokter Anda sebelum Anda menaikkan jumlah cairan yang Anda minum.

2. Hindari makanan tertentu
Selama Anda sakit diare, sebaiknya Anda mengkaji asupan makanan dengan baik. Konsumsilah makanan yang lunak, tinggi protein dan rendah serat. Hindari beraneka makanan yang susah dicerna sehingga gejala diare tidak tambah memburuk. Jangan lupa, perhatikan porsi makan Anda juga.

Secara umum, berikut sebagian makanan yang wajib Anda menjauhkan sepanjang sakit diare:

Makanan padat/ keras, pedas, berlemak, berminyak, mentah, memiliki serat tinggi, dan banyak bumbu.
Buah dan sayur yang memiliki kandungan gas.
Alkohol dan kafein, setidaknya sampai 48 jam sesudah semua gejala diare Anda menghilang.
Bila Anda memakan permen karet, menjauhkan yang memiliki kandungan sorbitol.
Hindari konsumsi susu atau product olahan sepanjang 3 hari sesudah gejala diare Anda hilang. Namun, Anda sanggup memakan keju atau yogurt yang memiliki kandungan probiotik.

3. Pilih makanan yang memiliki kandungan probiotik
Probiotik memiliki kandungan sekumpulan bakteri hidup yang sama dengan bakteri sehat yang umumnya ditemukan di didalam sistem pencernaan tubuh. Probiotik sanggup menaikkan jumlah bakteri sehat yang ada untuk melawan kuman didalam saluran pencernaan Anda. Bakteri ini sanggup Anda temukan didalam yoghurt dan keju. Jika diperlukan, Anda terhitung sanggup konsumsi suplemen probiotik.

4. Rajin cuci tangan
Saat Anda mengalami diare, perlu untuk cuci tangan sebelum dan sesudah lakukan aktivitas. Terutama sesudah Anda pergi ke kamar mandi dan sebelum makan. Pasalnya, tangan merupakan keliru satu bagian tubuh yang kerap digunakan untuk bersentuhan dengan beraneka benda. Bersalaman dengan orang lain, mengakses gagang pintung, atau memencet tombol lampu adalah sebagian umpama kesibukan yang melibatkan sentuhan tangan.

Cucilah tangan Anda mengfungsikan sabun dan air yang mengalir sampai terlalu bersih. Jangan lupa, jaga pula kebersihan kuku Anda.

Jangan menularkan penyakit ini ke orang-orang di kira-kira Anda. Jadi, pastikan Anda merawat kebersihan diri Anda dan lingkungan kira-kira Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *