Tips Atasi Otot Rahang Kaku

Pernahkah Anda merasakan ketegangan dan kekakuan di kira-kira leher Anda? Ternyata, suasana tersebut diakibatkan oleh rahang yang tegang dikarenakan beragam hal. Lantaran penyebabnya banyak dan berbeda-beda, cara mengatasinya pun berbeda. Mari liat apa saja cara mengatasi rahang yang kaku berdasarkan aspek pemicunya.

Rahang yang kaku dan tegang tentu menyebabkan Anda terasa tidak nyaman. Kondisi ini kadang menyebabkan rasa sakit dengan type yang berbeda-beda, layaknya pegal, leher yang berdenyut, sampai nyeri yang datang selagi mengunyah dan menguap.

Tips Atasi Otot Rahang Kaku

Untuk mengatasinya Anda tak bisa sembarangan, mengingat penyebabnya pun berbeda-beda. Berikut adalah lebih dari satu penyebab dan cara mengatasi rahang kaku.

Gangguan TMJ (sendi rahang)
TMJ atau Temporomandibular joint merupakan sendi rahang yang bermanfaat untuk mengakses dan menutup mulut Anda. Sendi yang bekerja mirip dengan otot ligamen ini bekerja sehingga mulut Anda bisa mengunyah, berbicara, dan menelan.

Apabila terdapat gangguan TMJ, masalah tersebut akan menyebabkan rasa sakit. Rasa nyeri tersebut bisa terasa di telinga, rahang, dan wajah, sehingga disaat digerakkan Anda bisa merasakan sakit dan menghasilkan suara ‘klik’.

Tips mengatasi gangguan TMJ:

Normalnya, gangguan ini bersifat selagi dan hanya membutuhkan perawatan di rumah. Akan tetapi, jika rahang yang kaku akibat TMJ ini sampai mengganggu kegiatan Anda, terdapat lebih dari satu penyembuhan untuk mengatasi suasana tersebut.

  • Obat penghilang rasa nyeri dan anti-peradangan, layaknya ibuprofen.
  • Obat antidepresan trisiklik yang juga didalam obat-obatan depresi. Walaupun demikian, didalam dosis yang rendah dan panduan dokter, Anda bisa menggunakannya untuk mengontrol rasa sakit.
  • Relaksan otot yang kebanyakan digunakan sepanjang lebih dari satu hari atau minggu sehingga rasa sakit yang disebabkan oleh TMJ bisa berkurang

Stres

Ternyata, mengalami stres juga bisa pengaruhi sendi dan otot kira-kira rahang Anda. Hal tersebut dikarenakan disaat Anda stres, secara tidak mengerti menyebabkan rahang jadi tegang.
Tips mengatasi rahang kaku akibat stres:

Untuk mengatasi rahang kaku akibat stres, caranya tentu saja dengan lakukan hal-hal yang bisa mengurangi stres yang Anda miliki, seperti:

  • Meditasi yang mendukung pikiran Anda jadi lebih tenang.
  • Menulis apa yang dirasakan pun bisa jadi cara untuk mengelola stres.
  • Beristirahat dan andaikan perlu berlibur serta mengambil bagian cuti untuk selagi waktu.
  • Mulai teratur berolahraga dan membuat perubahan pola makan jadi lebih sehat
  • Membicarakan masalah yang menyebabkan Anda stres kepada mereka yang sudi mendengarkan Anda, layaknya kawan akrab dan keluarga.

Walaupun cara-cara di atas nampak tidak begitu terjalin dengan rahang kaku, mengelola stres ternyata bisa mengurangi ketegangan terhadap sendi dan otot kira-kira leher.

Bruxism (menggeretakkan gigi)

Gigi gemetaran. Posisi gigi atas dan gigi bawah yang tidak normal pun bisa menyebabkan suasana ini.

Bruxism berjalan tanpa disadari, layaknya selagi tidur atau berjalan. Akibatnya, nampak lebih dari satu tanda-tanda yang mengganggu sendi dan otot rahang Anda, seperti:

  • Rahang yang kaku dan tegang
  • Telinga, kepala, dan leher terasa sakit
  • Rahang terkunci dan sulit mengakses atau menutup mulut dengan sempurna

Tips mengatasi rahang kaku akibat bruxism

Jika hal ini berjalan terhadap Anda dikarenakan sering menggemeretakkan gigi, ada lebih dari satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rahang kaku akibat bruxism, yaitu:

Menggunakan pelindung gigi yang dirancang untuk memelihara gigi berasal dari kerusakan akibat teru-terusan menggemeretakkannya. Biasanya, pelindung ini dibuat berasal dari akrilik keras atau lunak yang cocok dengan ukuran gigi atas dan bawah Anda.
Mengurangi mengonsumsi permen karet dikarenakan menyebabkan Anda jadi biasa menggeretakkan gigi
Konsumsi obat relaksan otot untuk mengurangi ketegangan otot terhadap rahang Anda.

Tetanus

Salah satu penyebab rahang kaku adalah tetanus. Tetanus merupakan yang juga bisa menyebabkan kontraksi otot terhadap leher dan rahang.
Tips mengatasi rahang kaku akibat tetanus:

Tetanus kebanyakan berjalan akibat tidak membersihkan luka dengan benar. Oleh dikarenakan itu, disaat kulit Anda terbuka akibat luka, segera membersihkan dengan benar.

Jika sudah terlambat, segera datangi tempat tinggal sakit paling dekat dan konsultasikan masalah ini dengan dokter Anda.

Ada lebih dari satu cara yang kemungkinan bisa mendukung Anda mengatasi rahang yang kaku akibat tetanus, seperti:

  • Mencuci luka dengan sabun dan air, andaikan perlu, memakai antiseptik sehingga lebih bersih.
  • Konsultasikan dengan dokter

Cara lain untuk mengatasi rahang kaku

Latihan mengakses rahang

Agar rahang tak lagi kaku, Anda bisa mencoba latihan ini. Lakukanlah gerakan mengakses dan menutup mulut sebagai pemanasan.

Setelahnya, meletakkan jari-jari Anda terhadap bawah bagian depan. Cobalah untuk menarik rahang Anda dengan pelan sampai Anda terasa tidak nyaman. Tahan posisi tersebut sepanjang 30 detik dan lepaskan pegangan jari-jari Anda. Lakukan gerakan ini sebanyak tiga kali.

Latihan senyum

Ternyata, peregangan mulut dengan emmbentuk senyuman bisa mengurangi stres terhadap otot wajah, rahang atas dan bawah, serta leher.

Anda bisa lakukan latihan ini dengan tersenyum sebisa kemungkinan yang tak menyebabkan rasa sakit atau nyeri di wajah. Secara bersamaan, membuka rahang Anda selebar 5 cm, tarik napas lewat mulut Anda, dan membuang sembari tersenyum. Lakukan gerakan ini sebanyak 10 kali.

Makan makanan yang lembut

Pada selagi otot rahang terasa tegang, kemungkinan Anda terasa lebih sulit untuk mengunyah. Oleh dikarenakan itu, untuk selagi waktu, biasakan mengonsumsi makanan yang lembut untuk mempermudah sistem mengunyah di mulut, seperti:

  • Tahu
  • Yoghurt
  • Bubur
  • Jus dan smoothies

Sebenarnya, ada banyak cara untuk mengatasi rahang yang kaku. Akan tetapi, disaat Anda terasa suasana ini pengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan, ada baiknya jika Anda berkonsultasi pernah ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *