Ngefans Terlalu Berlebihan Menyebabkan Celebrity Worship Syndrome

Ngefans Terlalu Berlebihan Menyebabkan Celebrity Worship Syndrome – Memiliki tokoh idola yang diidam-idamkan adalah hal yang normal. Rasa suka, kagum, bahkan cinta barangkali dulu dan sedang Anda rasakan kepada mereka. Akan tetapi, rasa cinta yang berlebihan terhadap idola wajib diwaspadai sebab ini bisa jadi isyarat Anda terkena celebrity worship syndrome.
Seputar Celebrity Worship Syndrome

Ngefans Terlalu Berlebihan Menyebabkan Celebrity Worship Syndrome

Dilansir dari Psychology Today, celebrity worship syndrome diekspresikan sebagai masalah obsesif-adiktif, yaitu seseorang jadi benar-benar terlibat, tertarik, dan terobsesi bersama detil kehidupan privat seorang selebritas.

Semua tokoh publik sebenarnya bisa jadi objek obsesi seseorang, layaknya penulis, politikus, dan pebisnis. Akan tetapi, penelitian menyatakan bahwa salah satu masalah kesegaran mental ini condong menyasar selebritas televisi, penyanyi, dan aktor/aktris film.

Psikolog dari , Ikhsan Bella Persada, M.Psi., menambahkan, “Orang yang mengidap sindrom ini rela jalankan apa saja untuk bisa dekat, kenal, bahkan terkait bersama sang idola.”

Meski terdengar negatif, sebenarnya celebrity worship syndrome terhitung miliki segi positif bagi penggemar. Ikhsan menjelaskan, apabila seorang pengagum senantiasa lihat nilai positif atau karya yang dihasilkan sang idola, hal ini bisa dijadikan acuan untuk bisa turut berkarya.

Jika idolanya jalankan satu hal yang mulia layaknya menolong orang yang tidak mampu, sang pengagum pun bakal turut terdorong mengikuti jejak tersebut.

Namun, celebrity worship syndrome terhitung bisa berdampak negatif apabila sang pengagum menjadi miliki permintaan untuk miliki sang idola seutuhnya. Hal ini terhitung beresiko waktu pengagum berasumsi dirinya adalah cuma satu orang yang paling dibutuhkan oleh sang idola.

“Ketika seseorang telah rela jalankan apa pun untuk miliki idolanya, itu bisa dikatakan celebrity worship syndrome. Bukan bersama jalur yang baik, langkah yang paling tidak baik pun bisa dijalankan untuk memperoleh perhatian, kasih sayang, maupun cinta dari sang idola. Hal inilah yang nantinya bisa dikatakan sebagai prilaku obsesi, ” ujar Ikhsan.

Disampaikan Ikhsan, lebih dari satu ciri bisa tandanya bahwa Anda seorang celebrity worship syndrome, seperti:

Mulai Mencari Informasi Lebih

Mencari informasi mengenai idola yang Anda sukai, benar-benar lumrah untuk dilakukan. Mulai dari tanggal kembali tahun sampai makanan favorit, barangkali bisa Anda cari menyadari bersama gampang tayangan berita.

Akan tetapi, jika Anda menjadi mencari informasi lebih banyak dan tidak dulu menjadi cukup, ini jadi isyarat Anda terkena celebrity worship syndrome.

“Jika menjadi menghendaki menggali seluruh informasi terhitung kehidupan privat sang idola, bisa dikatakan Anda alami celebrity worship syndrome,” tutur Ikhsan.

Ingin Tahu Setiap Kegiatan Idola

Selain mencari informasi lebih didalam mengenai kehidupan pribadi, menghendaki menyadari tiap-tiap kesibukan yang dijalankan oleh sang idola terhitung bisa jadi isyarat Anda terkena sindrom ini.

“Memantau tiap-tiap kesibukan artis yang disukai dari fasilitas sosial sebenarnya wajar. Tapi jika rasa menghendaki menyadari itu justru berubah jadi masalah keresahan disaat dia tidak meng-update status atau unggahan kesibukan di fasilitas sosial, ini bisa jadi ciri lain Anda mengalami celebrity worship syndrome,” tutur Ikhsan.

Dia menambahkan, rasa kuatir inilah yang nantinya bisa berubah jadi sebuah kesedihan, rasa panik, dan marah waktu tidak menyadari kesibukan apa yang sedang dijalankan oleh sang idola.

Berusaha untuk Selalu Dekat bersama Idola

Tidak cuma dari fasilitas sosial, Anda terhitung bakal mengupayakan untuk dekat di kehidupan nyata bersama sang idola. Anda bakal mengikuti jejak mereka ke mana pun pergi. Bahkan, Anda rela bolos sekolah atau kerja demi lihat segera kesibukan yang dijalankan “sang panutan”.

Bukan cuma merugikan diri sendiri, Anda terhitung buang-buang waktu untuk hal yang barangkali tidak lebih perlu dari pekerjaan dan kesibukan sekolah Anda. Cobalah untuk bersikap lebih bijak dan mengupayakan untuk menghambat diri supaya celebrity worship syndrome tidak berlarut-larut, ” tutur Ikhsan.

Jika Anda mengalami tiga hal di atas, ada barangkali besar Anda sedang mengidap celebrity worship syndrome. Sibukkan diri Anda bersama kesibukan lain supaya “obsesi” Anda terhadap idola tidak mengganggu pikiran Anda seutuhnya. Ingat, apa pun yang berlebihan tidak baik untuk kesegaran fisik maupun mental Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *