Penyakit jantung reumatik merupakan situasi di mana katup jantung hadapi kehancuran dampak komplikasi dari meriang reumatik, ialah suatu penyakit peradangan yang bisa mempengaruhi bermacam alat badan.

Penyakit jantung reumatik butuh menemukan penindakan lekas serta penindakannya hendak dicocokkan dengan kehancuran yang terjalin. Apabila tidak lekas ditangani, penyakit jantung reumatik berpotensi memunculkan kandas jantung sampai kematian.

Pertanda Penyakit Jantung Reumatik

Pertanda yang timbul pada masing- masing orang bisa berlainan, terkait keparahan penyakit serta kehancuran yang ditimbulkan pada jantung. Kehancuran pada jantung bisa memunculkan pertanda, berbentuk:

*Sesak nafas, paling utama kala beraktifitas ataupun kala tiduran.

*Aritmia.

*Nyeri dada.

*Cepat letih.

Semacam yang telah dituturkan tadinya, penyakit jantung reumatik ialah komplikasi dari meriang reumatik. Hingga saat sebelum penderita hadapi pertanda penyakit jantung reumatik, terlebih dulu penderita hendak hadapi pertanda meriang reumatik, semacam:

*Demam.

*Berkeringat.

*Mimisan.

*Muntah.

*Muncul rasa perih di perut.

*Pembesaran kelenjar pulut jernih ataupun tonjolan di leher.

*Peradangan sendi, paling utama di bagian pergelangan kaki serta dengkul.

Pemicu Penyakit Jantung Reumatik

Penyakit jantung reumatik ialah komplikasi dari meriang reumatik, yang diakibatkan peradangan kerongkongan oleh kuman Streptococcus jenis A. Penjangkitan peradangan Streptococcus jenis A bisa terjalin dengan cara langsung lewat recikan air liur ataupun lendir yang pergi kala orang yang terkena bersin ataupun batu berdahak. Tidak hanya dengan cara langsung, penjangkitan pula bisa terjalin lewat barang- barang yang terinfeksi kuman.

Penyakit jantung reumatik bisa terjalin pada umur berapa juga, tetapi sangat kerap terjalin pada anak umur 5- 15 tahun.

Penaksiran Penyakit Jantung Reumatik

Terlebih dulu, dokter hendak mengecek pertanda yang timbul, riwayat kesehatan, serta situasi penderita dengan cara global. Sehabis itu, cara penaksiran dilanjutkan dengan membenarkan kalau ada peradangan kerongkongan yang diakibatkan oleh kuman Streptococcus jenis A.

Dalam mengetahui kuman, dokter hendak melaksanakan uji darah serta uji kebudayaan kuman dengan mengutip ilustrasi dari belai ataupun swab kerongkongan.

Sehabis itu, cara penaksiran bisa dilanjutkan dengan melaksanakan serangkaian uji buat mengecek situasi jantung. Sebagian uji yang dipakai, ialah:

*Foto Rontgen dada

*Elektrokardiografi

*Ekokardiografi

*MRI jantung

Penyembuhan Penyakit Jantung Reumatik

Penindakan penyakit jantung reumatik hendak dicocokkan dengan kehancuran yang terjalin pada jantung. Dalam perihal ini, penderita direkomendasikan buat bertanya terlebih dulu dengan dokter. Dokter hendak memastikan tata cara penindakan yang pas serta cocok dengan situasi penderita.

Penindakan penyakit jantung reumatik bisa berbentuk pemberian obat. Obat yang dipakai buat menanggulangi penyakit jantung reumatik, antara lain:

*Antibiotik, semacam penisilin. Pemberian antibiotik bermaksud buat membasmi kuman Streptococcus jenis A.

*Aspirin, obat ini diserahkan buat menyurutkan peradangan.

*Kortikosteroid, semacam prednisone. Pemberian obat kalangan kortikosteroid ini pula bermaksud buat menyurutkan peradangan yang terjalin.

Bila pemberian obat tidak efisien ataupun situasi memburuk, penindakan bisa dicoba dengan pembedahan. Pembedahan yang dicoba berbentuk koreksi ataupun penukaran katup jantung, terkait situasi yang terdapat. Bicarakan lebih lanjut pembedahan yang cocok dan khasiat serta resiko dilewatinya pembedahan itu.

Komplikasi Penyakit Jantung Reumatik

Penyakit jantung reumatik yang tidak memperoleh penindakan berpotensi memunculkan komplikasi, di antara lain:

*Gagal jantung

*Aritmia

*Edema paru

*Emboli paru

*Endokarditis

Penangkalan Penyakit Jantung Reumatik

Penyakit jantung reumatik bisa dilindungi dengan menjauhi bermacam aspek pemicu peradangan Streptococcus yang jadi dini mula timbulnya penyakit jantung reumatik. Usaha yang bisa dicoba, antara lain:

*Mencuci tangan sehabis beraktifitas.

*Terapkan diet segar.

*Istirahat yang lumayan.

*Hindari memberi gunakan benda individu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *