Toxic parents merupakan jenis orang berumur yang menata anak cocok dengan kemauannya tanpa menghormati perasaan serta opini si anak. Situasi ini dapat membuat anak merasa tertahan serta kekhawatiran. Apalagi, tidak tidak sering anak berkembang jadi individu yang kerap mempersalahkan diri sendiri serta mempunyai rasa yakin diri yang kecil.

Panduan Mengalami Toxic Parents

Mengalami orang berumur yang toksik memanglah bukanlah gampang. Dibutuhkan ketabahan yang ekstra buat tidak menyinggung serta senantiasa menghormati orang berumur, namun senantiasa melindungi kese

hatan benak kita sendiri. Selanjutnya ini merupakan metode yang dapat kalian jalani buat mengalami toxic parents:

1. Memutuskan batas antara diri sendiri serta orang tua

Memutuskan batas dengan toxic parents memanglah nampak lumayan susah, terlebih bila kalian sedang bermukim dalam satu rumah. Buat memutuskan batas ini kalian wajib berlagak asertif, ialah jelas serta yakin diri dalam berbicara tanpa memancing jawaban minus dari rival ucapan.

Komunikasikan dengan orang tuamu apa saja perihal yang membuat kalian merasa tidak aman serta senang. Sesekali kalian dapat berkata“ tidak” bila memanglah yang mereka tuturkan tidak cocok dengan keinginanmu. Tetapi, yakinkan kalian berikan alibi yang nyata supaya mereka tidak memaksamu lagi.

2. Mengalihkan dialog ke arah yang positif

Kala orang berumur lagi mengutarakan kemauannya yang bukan kehendakmu ataupun mengkritikmu tanpa berikan sokongan, sebisa bisa jadi kalian janganlah terbawa marah serta berdebat dengan mereka, betul. Ternyata menuntaskan permasalahan, berdebat malah cuma hendak memperparah hubunganmu dengan mereka.

Lebih bagus mengalihkan dialog ke arah yang positif supaya mereka kurang ingat dengan ulasan yang tidak melemakkan itu. Misalnya, kalian dapat mangulas pencapaianmu ataupun bisa jadi bertanya perihal mengasyikkan apa saja yang orang tuamu natural di hari itu.

3. Carilah banyak aktivitas di luar rumah

Cobalah buat mencari banyak aktivitas supaya pikiranmu terbebas dari ocehan orang berumur yang toksik serta membuat kamu merasa kecil diri. Kalian dapat mempelajari kegemaran ataupun menekuni perihal yang belum sempat kalian jalani tadinya. Buat orang tuamu besar hati, alhasil mereka dapat mensupport apa yang kalian jalani.

4. Luangkan durasi buat me time

Sesekali luangkanlah durasi berasing buat memuat balik tenaga raga serta psikologis kalian. Kalian dapat melaksanakan me time dengan bermacam metode, misalnya dengan staycation di penginapan, berangkat ke tepi laut, menaiki gunung, ataupun semata- mata berasing di halaman serta menikmati atmosfer yang hening.

Tidak hanya itu, me time pula membuat pikiranmu lebih tenang, alhasil kalian hendak lebih adem dalam mengalami toxic parents. Ini pula bisa tingkatkan mutu ikatan sosialmu dengan orang lain.

5. Janganlah memforsir buat mengganti sikap orang tua

Walaupun apa yang mereka jalani memanglah salah, janganlah memforsir orang tuamu buat berganti jadi wujud yang sempurna, betul, terlebih dalam durasi yang pendek. Perihal ini cuma hendak memancing ketegangan yang dapat membuat kamu amat frustrasi. Lebih bagus fokuslah buat mengendalikan diri dikala merespons dialog orang berumur supaya tidak menyinggung perasaan mereka.

Terbebas dari perlaku toksik mereka, telah sepatutnya kalian bagaikan anak tetap mencintai serta mencintai orang tuamu. Pengawasan marah, ucapan dengan halus, dan tetaplah berlagak bagus serta santun pada kedua orang tuamu, betul.

Bila kalian sedang kesusahan dalam mengalami permasalahan dengan toxic parents, konsultasikanlah masalahmu dengan psikolog buat memperoleh pemecahan. Bila membolehkan, rayu orang tuamu buat turut bertanya supaya mereka pula dapat memperoleh bimbingan mengenai hal ikatan orang berumur serta anak yang bagus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *